Skip to content Skip to navigation

Grand Design Perpustakaan

Grand Design Perpustakaan

'Sebuah tujuan tanpa perencanaan hanya akan menjadi harapan'

-Antoine de Saint-Exupery-

Sebuah kalimat bijak diatas adalah gambaran nyata bagi kehidupan sehari-hari bahwa perencanaan merupakan hal yang penting dilakukan sebelum semua proses kegiatan dilakukan. Tanpa melakukan perencanaan diawal maka tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan tidak akan berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Artinya, hanya sebuah angan-angan kosong yang didapatkan jika berharap kegiatan yang akan dijalankan berjalan dengan baik dan mengharapkan sesuatu yang lebih dari kegiatan tersebut tanpa diawali dengan perencanaan yang sistematis.

Sebagai dari bagian manajemen, perencanaan merupakan suatu hal yang tidak dapat terpisahkan dari pelaksanaan kegiatan baik dalam suatu lembaga ataupun organisasi. Karena hal tersebut sangat menentukan keberhasilan dari program yang telah dicanangkan. Dari sekian banyak lembaga atau organisasi, perpustakaan merupakan salah satu organisasi yang senantiasa tumbuh (growing organism) juga tidak lepas dari perencanaan. Apalagi salah satu kegiatan yang terpenting di perpustakaan berkaitan dengan pengelolaan.

Tujuan pengelolaan perpustakaan adalah untuk mencapai kondisi ideal atau sesuai harapan pemustaka, yaitu koleksi dengan kuantitas dan kualitas yang memadai, sistem temu balik yang konsisten dan mudah digunakan oleh pemustaka, layanan dan kegiatan yang memberikan nyawa bagi seluruh informasi yang dikelola, ruangan yang nyaman, serta terpenuhinya kebutuhan informasi pemustaka. Kondisi ideal ini akan terus berkembang seiring dengan berkembangnya lembaga induk yang membawahi suatu perpustakaan. Jadi, akan banyak titik tujuan yang harus dicapai.

Namun, perkembangan lingkungan perpustakaan yang terus berubah dengan cepat, ditunjang percepatan teknologi informasi yang cepat pula membutuhkan perencanaan matang agar perpustakaan tidak terjebak dengan kondisi yang dihadapi dan tetap fokus dengan tujuannya. Perpustakaan yang memiliki visi, misi, dan strategi kuatlah yang akan siap mengikuti perkembangan ini. Bahkan dapat memberi pengaruh terhadap perkembangan informasi di Indonesia.

Oleh karena itu, perpustakaan perlu memiliki perencanaan yang kuat melalui Grand Design Perpustakaan. Grand Design perpustakaan bukanlah sekedar dokumen perencanaan bagi perpustakaan, namun menjadi landasan perpustakaan untuk melangkah menghadapi perkembangan lingkungan yang terus berubah sehingga tidak mudah terombang-ambing menghadapi perkembangan tersebut. Perpustakaan memiliki arah jelas, apa sasaran dan hasil yang diharapkan atas berbagai program dan kegiatan yang dilakukan.

Untuk itu, pengelola perpustakaan perlu memiliki kemampuan merancang Grand Design Perpustakaan sehingga dapat merencanakan dan mengimplementasikannya dengan baik. Berkaitan dengan hal tersebut, Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan (ISIPII) menggelar kegiatan workshop yang bertemakan Merancang Grand Design Perpustakaan “Changing Environment Library”. Kegiatan workshop ini diadakan selama dua hari yakni Rabu-Kamis, 26 – 27 Juni 2013 bertempat di Perpustakaan Universitas Indonesia, Kampus UI Depok. Melalui workshop ini seorang pengelola perpustakaan dapat pula melihat faktor-faktor apa saja yang harus diperhatikan serta tahapan dalam menyusun grand design perpustakaan. Kemudian yang tak kalah penting adalah kemampuan untuk melihat faktor-faktor apa saja yang harus diperhatikan pada tahap implementasi dan evaluasi.

Tujuan dari kegiatan workshop ini adalah memiliki kemampuan merancang Grand Design Perpustakaan, memiliki kemampuan memahami dan merumuskan perkembangan kondisi lingkungan perpustakaan, dan memiliki kemampuan memahami hal-hal yang perlu diperhatikan agar Grand Design dapat diimplementasikan dan dievaluasi dalam penerapannya.

Materi yang disampaikan dalam workshop ini diantaranya adalah Pengantar Perkembangan Kondisi Lingkungan Perpustakaan yang mengalami perubahan dengan Cepat, Perancangan Grand Design Perpustakaan, Teknik langkah-langkah dalam merancang Grand Design, Identifikasi faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam implementasi Grand Design Perpustakaan, Identifikasi hal-hal yang perlu menjadi acuan dalam evaluasi implementasi Grand Design Perpustakaan.

Metode yang digunakan dalam workshop ini terdiri dari tiga konsep diantaranya Interaktif Learning, Personal Consultation, dan Problem Based Learning. Setiap Workshop akan dibagi dalam 4 kelas sesuai dengan jenis perpustakaan, yaitu: Perpustakaan Umum dan Komunitas, Perpustakaan Khusus, Perpustakaan Perguruan Tinggi, Perpustakaan Sekolah (Setiap peserta memilih kelas mana yang sesuai dengan minatnya). Dan fasilitas yang didapatkan dari kegiatan workshop ini diantaranya Training Kit, Modul Workshop, sertifikat.

Peserta yang diikutsertakan dalam workshop ini beragam diantaranya Para pengelola perpustakaan umum, perpustakaan komunitas, perpustakaan khusus, perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan sekolah, dan para akademisi serta mahasiswa. Sedangkan pembicara dan fasilitator yang dihadirkan yaitu Dra. Luki Wijayanti SIP., M.Si, Dr. Yasmine Nasution, SE. Mapp.Com, Para Fasilitator Kelas yang kompeten dengan setiap jenis perpustakaan.

Materi pertama yang dilaksanakan di hari Rabu 26 Juni 2013 mulai dari pukul 08.30 hingga 17.00 WIB disampaikan oleh Dr. Yasmine Nasution, SE., Mapp.Com mengenai Merancang Grand Design untuk Peningkatan Kinerja Perpustakaan. Pada kesempatan tesebut juga, dilakukan pembagian kelas sesuai dengan peminatan dari para peserta. Setelah itu, diberikan waktu jeda untuk ishoma kemudian dilanjutkan oleh narasumber dengan memberikan Pemahaman Bersama mengenai Grand Design Perpustakaan dan Penyusunan Analisa Lingkungan Internal dan Eksternal Perpustakaan. Lalu, dari setiap kelompok yang telah terbentuk akan didampingi oleh dua fasilitator.

Acara berlanjut pada hari Kamis 27 Juni 2013 mulai pukul 08.00 sampai pukul 15.00 WIB. Pembahasan pertama yang disampaikan mengenai Penyusunan Rancangan Grand Design Perpustakaan lalu dilanjut dengan Presentasi Rancangan Grand Design Perpustakaan. Diakhir acara, dilakukan kegiatan evaluasi dan penutupan oleh panitia.

Melalui pemahaman Grand Design perpustakaan ini, diharapkan seluruh perpustakaan dari berbagai jenis dapat mencapai tujuan yang ingin dicapai. Sebagai pusat informasi, sudah selayaknya perpustakaan memiliki rancangan yang kokoh baik dari segi fisik maupun secara manajemen dan perencanaan agar perpustakaan tetap mendapat hatinya bagi masyarakat dalam menambah wawasan dan sebagai pembangun peradaban.

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.