Skip to content Skip to navigation

Interpretasi Data Polling Seleksi Kepala Perpustakaan Nasional RI oleh ISIPII

polling

 

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) akan memiliki Kepala Perpusnas baru sebagai penerus Ibu Dra. Sri Sularsih, M.Si yang telah menjabat sejak tahun 2010. Pada saat ini sedang berlangsung proses seleksi Kepala Perpusnas yang baru. Sejauh ini, sudah ada lima orang calon Kepala Perpusnas yang lolos tahap seleksi administrasi. Kelima orang yang akan diseleksi oleh panitia pelaksana antara lain:

1.      Drs. Dedi Junaedi, M.Si.

2.      Dra. Woro Titi Haryanti, M.A.

3.      Prof. Drs. Zainal Arifin Hasibuan, M.Sc., Ph.D.

4.      Drs. Muh. Syarif Bando, M.M.

5.      Drs. Selamatta Sembiring, M.Si.

 

Dari lima calon tersebut, tiga orang berasal dari internal Perpusnas, yaitu Drs. Dedi Junaedi, M.Si. (Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI), Dra. Woro Titi Haryanti, MA. (Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan), dan Drs. Muh. Syarif Bando, M.M. (Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca). Dua calon lainnya berasal dari eksternal Perpusnas yaitu Prof. Drs. Zainal Arifin Hasibuan, M.Sc., Ph.D. (Guru Besar Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia) dan Drs. Selamatta Sembiring, M.Si. (Direktur Layanan Informasi Internasional Kementerian Komunikasi dan Informasi RI). Apabila dilihat berdasarkan gender, calon Kepala Perpusnas ini diikuti oleh empat orang laki-laki dan satu orang perempuan. Dra. Woro Titi Haryanti, M.A. menjadi satu-satunya kandidat perempuan dalam seleksi ini. Kelima orang kandidat tersebut saat ini berstatus sebagai aparatur/pegawai negeri sipil (PNS).

 

Selama ini, seleksi Kepala Perpusnas jarang mendapatkan sorotan. Dunia kepustakawanan Indonesia cenderung “terima jadi” tanpa mengetahui proses seleksi Kepala Perpusnas, bahkan ada pihak yang beranggapan bahwa ini bukan urusan publik untuk mengetahuinya. Oleh sebab itu, Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPII) mengadakan sebuah polling pada situs resmi milik ISIPII (www.isipii.org). Tujuan utama polling ini adalah membangkitkan kesadaran (awareness) dari para praktisi, akademisi, dan pemerhati bidang kepustakawanan dan perbukuan di Indonesia terhadap proses seleksi Kepala Perpusnas. Kami berharap, polling ini dapat membangkitkan keingintahuan masyarakat kepustakawanan Indonesia terhadap para calon yang sedang mengikuti proses seleksi ini.

 

Hasil polling ini tidak akan berpengaruh apa-apa terhadap proses seleksi karena keputusan tetap ada pada Panitia Pelaksana Seleksi Kepala Perpustakaan Nasional RI. Hal ini perlu kami perjelas untuk mencegah kesalahan persepsi seperti yang terjadi pada artikel Putra Sulsel Berpeluang Pimpin Perpustakaan Nasional, Begini Caranya !!”. Hal lain yang perlu kami luruskan adalah polling ini kami selenggarakan secara independent, TIDAK SEPERTI yang disampaikan oleh Ishadi (2016) bahwa “Perpustakaan Nasional Republik Indonesia  (PN RI) melakukan Votes kandidat Kepala PN RI bekerjasama Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPII)”.

 

Polling ini berlangsung selama tiga hari. Polling dibuka pada tanggal 6 maret 2016 hingga 8 Maret 2016. Perolehan polling pertama masuk pada 6 Maret 2016 Pukul 8:27:15 WIB dan tercatat untuk Drs. Dedi Junaedi, M.Si. Perolehan terakhir masuk pada 8 Maret 2016 Pukul 13:07:39 WIB dan tercatat untuk Drs. Muh. Syarif Bando, M.M. Hasil polling pada hari pertama tercatat total 30 suara. Hasil polling pada hari kedua tercatat total 1027 suara. Hasil polling pada hari terakhir tercatat total 124 suara. Total suara masuk selama tiga hari adalah 1181 suara. Rincian dapat dilihat pada Gambar:

 

 

Kami mengakui banyak kelemahan yang terjadi pada proses polling ini. Hal ini karena kami tidak menemukan model polling yang 100% tanpa kekurangan untuk diaplikasikan. Para pengelola situs ISIPII pun sempat tiga kali merubah format pembatasan dalam proses polling. Mulai dari pembatasan berdasarkan IP (Internet Protocol) lalu berubah menjadi pembatasan berdasarkan cookies, dan terakhir melakukan pemilih untuk login dengan akun Facebook atau Gmail terlebih dahulu. Polling pun sempat terhenti akibat situs ISIPII harus di-maintenance pada malam hari di tanggal 7 Maret 2016.

 

Hasil polling sudah kami analisa dan sejauh ini kami menemukan beberapa IP yang melakukan pemilihan berkali-kali bahkan ada yang hingga lebih dari lima puluh kali memilih untuk calon yang sama. Semua calon Kepala Perpusnas didapati memiliki pemilih dengan polling yang berulang. Hal ini menunjukkan bahwa para calon memiliki para pendukung yang loyal. Pengurus ISIPII juga menerima cukup banyak pertanyaan perihal profil para peserta seleksi. Beberapa dari penanya mengaku bahwa tidak mengenal satu pun dari kelima kandidat tersebut. Oleh sebab itu, kami mengusulkan kepada Panitia Seleksi untuk memberikan informasi yang terbuka kepada masyarakat (terutama yang perduli dengan kepustakawanan Indonesia) mengenai profil para kandidat. Kami juga berharap keingintahuan masyarakat ini membuka jalan untuk terjadinya proses seleksi yang transparan dan dapat diketahui oleh masyarakat.

Add new comment

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.